



Dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Yusiana Vidhiastutik, dosen Program Studi Sarjana Keperawatan STIKes Husada Jombang, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa edukasi kesehatan dan pendampingan bagi lansia penderita hipertensi di Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kepatuhan dalam menjalani pengobatan, serta kualitas hidup lansia melalui pendekatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan survei kesehatan untuk mengidentifikasi kondisi lansia penderita hipertensi. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar peserta masih memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai hipertensi, pola hidup sehat, pentingnya aktivitas fisik, serta kepatuhan dalam mengonsumsi obat. Berdasarkan kondisi tersebut, disusun program edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Edukasi kesehatan dilaksanakan melalui penyuluhan mengenai hipertensi, faktor risiko, komplikasi, pentingnya diet rendah garam, aktivitas fisik yang sesuai, serta kepatuhan terhadap terapi. Sebanyak 48 lansia mengikuti kegiatan ini dan memperoleh media edukasi berupa leaflet sebagai bahan pembelajaran di rumah. Selain itu, dilakukan pemeriksaan tekanan darah serta pendampingan oleh kader kesehatan dan keluarga untuk memastikan peserta mampu menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 5,6 pada pre-test menjadi 8,3 pada post-test. Selain itu, terjadi penurunan rata-rata tekanan darah setelah peserta menerapkan pola hidup sehat dan lebih patuh terhadap pengobatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang disertai pendampingan mampu memberikan dampak positif terhadap pengelolaan hipertensi pada lansia.
Melalui kegiatan ini, Yusiana Vidhiastutik berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dan pengendalian hipertensi melalui pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta dukungan keluarga dan kader kesehatan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen STIKes Husada Jombang dalam mengimplementasikan hasil pendidikan dan penelitian untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pengabdian yang berkelanjutan.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKes Husada Jombang telah sukses menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di TPQ Miftahul Jannah, yang berlokasi di Dusun Gamongan, Desa Pucangro, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini mengusung tema “Satu Langkah Kecil Berdampak Besar”, sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat. Senin (30/06/2025)
Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari realisasi program kerja BEM dalam rangka pengabdian kepada masyarakat yang sudah menjadi komitment bersama Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Husada Jombang untuk terus memberikan dampak positif kepada antar sesame.
Berbagai bentuk layanan kesehatan dasar diberikan secara gratis dalam kegiatan ini. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan berat dan tinggi badan, pemeriksaan mata, telinga, mulut, gigi, tenggorokan, hingga pemeriksaan hidung. Seluruh rangkaian pemeriksaan ini dilakukan oleh tim mahasiswa kesehatan yang telah dibekali pelatihan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini diikuti oleh sekitar 150 peserta, yang terdiri dari santri TPQ Miftahul Jannah dan warga masyarakat sekitar. Para peserta tampak antusias dan mengikuti seluruh proses pemeriksaan dengan tertib. Tak hanya mendapatkan pemeriksaan, mereka juga diberikan edukasi kesehatan dasar yang bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.
Pihak pengurus TPQ Miftahul Jannah menyambut baik kegiatan ini dan memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan mahasiswa yang terlibat. “Kami sangat senang dengan kehadiran mahasiswa STIKes Husada Jombang. Anak-anak bisa mendapat layanan kesehatan gratis dan juga pembelajaran yang positif,” ujar salah satu pengurus TPQ.
Ketua BEM STIKes Husada Jombang, Moh. Ali Rizki, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BEM untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus mewujudkan tridharma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh pengurus BEM di periode selanjutnya,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya kegiatan bakti sosial ini, BEM STIKes Husada Jombang membuktikan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata. Diharapkan program-program serupa terus digulirkan demi mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.







