Blog

STIKes Husada Jombang Gelar Wisuda dan Pelantikan Profesi ke-22

STIKes Husada Jombang Gelar Wisuda Dan Pelantikan Profesi Ke-22

“Selamat atas pencapaian luar biasa! Hari ini bukti kerja keras dan ketekunanmu terbayar dengan manis. Semoga setiap langkah selanjutnya membawa kebahagiaan dan keberhasilan yang tak terbatas.”

Setiap Tahun Meningkat, Peserta PKKMB STIKes Husada Jombang Dari Sabang Sampai Merauke

Setiap Tahun Meningkat, Peserta PKKMB STIKes Husada Jombang Dari Sabang Sampai Merauke

Semangat belajar dan berkembang terus membara di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan/ STIKes Husada Jombang, yang terbukti dengan meningkatnya jumlah peserta dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) setiap tahunnya.

ada tahun akademik 2023/2024 ini, STIKes Husada Jombang mencapai pencapaian luar biasa. Pasalnya, jumlah mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB mencapai 1.115 orang. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak calon mahasiswa yang tertarik untuk bergabung dengan institusi STIKes Husada Jombang. Pada PKKMB kali ini juga sangat istimewa pasalnya mahasiswa baru berasal dari Sabang hingga Merauke ada perwakilannya.

PKKMB STIKes Husada Jombang bukan hanya sekadar acara sambutan, tetapi juga merupakan wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal budaya kampus, fasilitas, dosen, serta kurikulum yang akan mereka hadapi selama masa studi mereka di STIKes ini. 

Acara yang digelar mulai Senin (25/9/2023) hingga Rabu (27/9/2023) mencakup berbagai kegiatan, seperti orientasi akademik, kegiatan sosial, dan juga berbagai kompetisi yang melibatkan para peserta. 

Salah satu hal yang menonjol dari PKKMB STIKes Husada Jombang adalah dukungan penuh dari fakultas, dosen, dan staf administrasi dalam memastikan bahwa mahasiswa baru merasa diterima dan siap untuk memulai perjalanan akademik di STIKes Husada Jombang.

Dengan pertumbuhan yang konsisten dalam jumlah peserta setiap tahun, STIKes Husada Jombang semakin dikenal sebagai tempat yang mendukung pertumbuhan intelektual dan sosial mahasiswa.

Ketua STIKes Husada Jombang, Hj. Soelijah Hadi., M.Kes., MM menyatakan sangat bangga melihat minat yang terus meningkat dari calon mahasiswa untuk bergabung dengan STIKes Husada Jombang. 

Ini adalah indikasi positif bahwa kami terus berkomitmen untuk menyediakan pendidikan berkualitas tinggi di slot gacor dan link gacor bidang kesehatan. Kami berharap mahasiswa baru kami akan tumbuh dan berkembang dengan baik selama berada di sini,” ungkapnya saat memberikan sambutan. 

Pencapaian ini membuktikan bahwa STIKes Husada Jombang semakin kuat dalam membangun komunitas yang dinamis dan bersemangat. Dengan antusiasme yang tinggi dari para mahasiswa baru, masa depan institusi ini tampak cerah. 

STIKes Husada Jombang siap untuk terus berkontribusi pada dunia pendidikan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya. (*)

STIKes Husada Jombang Jalin Kerjasama Internasional dengan ST Bernadette Of Lourdes College – Filipina

STIKes Husada Jombang Jalin Kerjasama Internasional dengan ST Bernadette Of Lourdes College - Filipina

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan/ STIKes Husada Jombang menandai langkah internasionalnya dengan menjalin kerjasama resmi dengan ST Bernadette Of Lourdes College – yang merupakan kampus di Filipina.

Kerjasama ini diharapkan akan membuka peluang besar bagi mahasiswa STIKes Husada Jombang dalam mengembangkan potensi akademik dan pengalaman internasional.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara STIKes Husada Jombang dan ST Bernadette Of Lourdes College – Filipina di Aula STIKes Husada Jombang, Rabu (6/9/2023) kemarin.

MoU ini mencakup beberapa bidang kerjasama, termasuk pertukaran mahasiswa, praktik, seminar, penelitian bersama, serta pengembangan program akademik. 

Kerjasama ini akan memberikan peluang berharga bagi mahasiswa kedua institusi untuk mengikuti program pertukaran yang akan memperkaya pengalaman akademik.

Selain itu, perwakilan dari ST Bernadette Of Lourdes College dan STIKes Husada Jombang akan berkolaborasi dalam penelitian bersama, yang diharapkan akan menghasilkan kontribusi penting dalam bidang ilmu kesehatan.

Ketua STIKes Husada Jombang, Hj. Soelijah Hadi., M.Kes., MM mengaku sangat bangga dengan kerjasama ini, karena ini adalah langkah besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman mahasiswa STIKes Husada Jombang.

“Kami percaya bahwa kolaborasi dengan ST Bernadette Of Lourdes College akan membuka pintu menuju pemahaman yang lebih dalam tentang ilmu kesehatan di tingkat internasional,” kata Soelijah.

Kerjasama internasional seperti ini menunjukkan tekad kedua institusi untuk tetap melanjutkan pendidikan dan kerja sama, bahkan di tengah tantangan global. MoU ini menjadi fondasi untuk pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman yang akan mendukung perkembangan ilmu kesehatan di masa depan.

“Kerjasama ini menjadi tonggak sejarah bagi STIKes Husada Jombang,, membukakan pintu menuju jaringan internasional yang lebih luas, serta memperkuat posisinya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkompeten di dunia kesehatan,” pungkasnya. (*)

Makin Keren! STIKes Husada Jombang Jalin MoU dengan Mahsa University Malaysia, Ini Isinya

Makin Keren! STIKes Husada Jombang Jalin MoU dengan Mahsa University Malaysia, Ini Isinya

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Husada Jombang) menjalin kerjasama yang strategis dengan Mahsa University Malaysia dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di bidang kesehatan.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua institusi ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi mahasiswa dan tenaga pendidik di STIKes Husada Jombang.

MoU tersebut ditandatangani oleh Vendi Eko Kurniawan selaku bidang Kerjasama STIKes Husada Jombang dan perwakilan dari Mahsa University Malaysia di Aula STIKes Husada Jombang, Sabtu (26/8/2023). 

Dalam sambutannya, Vendi Eko Kurniawan selaku bidang Kerjasama STIKes Husada Jombang menyampaikan bahwa kerjasama dengan Mahsa University merupakan langkah penting bagi STIKes Husada Jombang dalam menjawab tantangan pendidikan kesehatan yang semakin kompleks dan dinamis.

“Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat saling bertukar pengetahuan, pengalaman, serta pengembangan kurikulum yang relevan dengan perkembangan ilmu kesehatan global,” ujarnya.

MoU ini mencakup berbagai bidang kerjasama, termasuk penelitian bersama, pengembangan kurikulum, serta pelatihan dan workshop. Diharapkan kerjasama ini akan membuka peluang baru bagi mahasiswa STIKes Husada Jombang untuk mendapatkan pengalaman internasional yang berharga dan memperluas wawasan mereka dalam dunia kesehatan.

“Kerjasama antara STIKes Husada Jombang dan Mahsa University Malaysia ini diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang nyata bagi pengembangan pendidikan kesehatan di Indonesia,” pungkasnya. (*)

Begini Cara STIKes Husada Jombang Edukasi Anak Tentang Kesehatan Reproduksi

Begini Cara STIKes Husada Jombang Edukasi Anak Tentang Kesehatan Reproduksi

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan/ STIKes Husada Jombang menggelar sosialisasi tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan Pengenalan Kesehatan Reproduksi pada Anak di SDN Mancar III, Peterongan, Jombang

Kegiatan yang diikuti 41 siswa-siswi itu bertujuan untuk mencegah berbagai penyakit yang dapat masuk melalui mulut dan tangan, serta memberikan pemahaman awal tentang kesehatan reproduksi kepada anak-anak.

Dalam acara yang berlangsung di SDN Mancar III Peterongan ini, Ardiyanti Hidayah, SST., Bd., M. Kes, seorang dosen di STIKes Husada Jombang, hadir sebagai narasumber. 

Ardiyanti membawakan materi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak diajarkan tentang cara mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan gigi, dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

Selain itu, dalam sesi lainnya, Ardiyanti Hidayah juga memberikan pengenalan tentang kesehatan reproduksi kepada anak-anak. Tujuannya adalah memberikan pengetahuan awal kepada anak-anak tentang bagaimana tubuh mereka bekerja, menjelaskan perubahan yang terjadi saat mereka tumbuh dewasa, serta mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan serta mengenal lebih dalam tentang kesehatan reproduksi. Dengan pengetahuan ini, mereka akan menjadi anak yang sehat, cerdas, dan bahagia,” ujar Ardiyanti Hidayah.

Dengan semangat belajar dan berbagi pengetahuan, acara sosialisasi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi anak-anak dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. (*)

Akreditasi Institusi STIKes Husada Jombang Oleh BAN-PT Terakreditasi B (Baik Sekali) 2023

STIKes Husada Jombang Berikan Edukasi Bahaya Narkoba Hingga Seks Bebas Kepada Siswa SMP

STIKes Husada Jombang Berikan Edukasi Bahaya Narkoba Hingga Seks Bebas Kepada Siswa SMP

STIKes Husada Jombang gencar melalukan sosialiasi dan berikan edukasi tentang bahaya Narkoba, Merokok dan seks bebas kepada Siswa-siswi SMPN 2 Peterongan,

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program engabdian masyarakat yang dilakukan STIKes Husada Jombang yang melibatkan dosen dan mahasiswa serta masyarakat umum.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda tentang dampak negatif dari perilaku berisiko.

Dalam kesempatan ini, Sylvie Puspita dosen STIKes Husada Jombang menyampaikan paparan mengenai dampak buruk dari narkoba, merokok, dan perilaku seks bebas pada kesehatan fisik dan mental seseorang.

Pengabdian masyarakat ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari siswa-siswi SMPN 2 Peterongan, setidaknya ada 45 siswa dan siswi yang mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dan berdiskusi tentang isu-isu yang relevan dengan kesehatan remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik bagi para siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan dan membuat keputusan yang bijaksana dalam hidup mereka.

Muhammad Rosyid salah satu siswa SMPN 2 Peterongan merasa senang terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh STIKes Husada Jombang. “Kami berterima kasih atas upaya yang telah dilakukan untuk menyadarkan siswa-siswi tentang bahaya narkoba, merokok, dan seks bebas. Semoga informasi yang disampaikan dapat membantu kami mengambil keputusan yang cerdas dan bertanggung jawab terkait kesehatan dan masa depan kami,” ucapnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu contoh nyata kolaborasi antara institusi pendidikan dan profesional kesehatan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, kegiatan semacam ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi muda dan masyarakat secara umum. (*)

STIKes Husada Jombang Gelar Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Nganjuk, Ini Programnya

STIKes Husada Jombang Gelar Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Nganjuk, Ini Programnya

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Husada Jombang) kembali menggelar pengabdian masyrakat. Kali ini kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Ringin Anom, Wilayah Puskesmas Kabupaten Ngajuk mulai 20 sampai 26 Juli 2023 lalu. 

Pengabdian masyarakat kali ini mengambil tema “Penggunaan Bahan Pangan Lokal Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Masa Perimenopouse”. 

Dengan subtema “Pemberian jus buah belimbing manis terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi” dengan pemateri Wahyu Anjas Sari. Sedangkan materi kedua yakni tentang “Pemberian Jus Cucumis Sativus terhadap penurunan penderita hipertensi lansia”dengan pemateri Gempi Tri Sumini. 

Adapun tujuan umum dari kegiatan tersebut ialah untuk mencegah terjadinya morbiditas dan mortalitas akibat tekanan darah tinggi dengan menurunkan tekanan darah serendah mungkin sampai tidak mengganggu fungsi ginjal, otak, jantung, maupun kualitas hidup, mencegah memberatnya tekanan darah tinggi, memulihkan kerusakan target organ dengan anti hipertensi masa kini, memperkecil efek samping pengobatan pada penyakit hipertensi, sambil dilakukan pengendalian factor-faktor resiko kardiovaskuler lainnya.

Sedangkan tujuan khususnya diantaranya sebagai berikut: 

1. Mengetahui karakteristik pada lansia dengan riwayat penyakit hipertensi

2. Mengetahui rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik lansia sebelum diberikan jus buah belimbing manis

3. Mengetahui rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik lansia sesudah diberikan jus buah belimbing manis

4. Mengetahui pengaruh pemberian jus buah belimbing manis terhadap perubahan tekanan darah pada lansia 

Adapun latarbelakang dari kegiatan ini yakni pangan adalah semua yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman untuk konsumsi manusia sehari-hari. 

Pangan lokal adalah makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat sesuai dengan potensi sumber daya dan kearifan lokal. Dengan kata lain, pangan lokal merupakan konsumsi sumber pangan yang berasal dan dibudidayakan dari wilayah setempat. 

Pemanfaatan pangan ini merupakan salah satu pilar ‘ketahanan pangan’ yang mengacu kepada penggunaan pangan oleh rumah tangga dan kemampuan tubuh seseorang untuk menyerap dan menggunakan zat gizi dari dalam bahan pangan, sehingga diharapkan dengan pemanfaatan pangan yang baik dapat mencapai ketahanan pangan di setiap keluarga yang menunjukkan kondisi terpenuhinya pangan baik dari jumlah, mutu, keberagaman, zat gizi, dan keterjangkauannya supaya setiap keluarga dapat hidup sehat, bergizi, aktif, dan produktif. 

Sedangkan pengolahan pangan yang dilakukan dari awal bahan mentah hingga siap dimakan diharapkan dapat meningkatkan cita rasa dan kecernaan bahan, serta menambah pengetahuan keluarga tentang variasi olahan makanan yang dapat dibuat dari berbagai bahan pangan lokal dan manfaat kesehatan di dalamnya mencoba berbagai variasi makanan dari bahan pangan lokal yang mudah didapat di daerah setempat. 

Tujuan pengobatan hipertensi adalah untuk mencegah terjadinya morbiditas dan mortalitas akibat tekanan darah tinggi dengan menurunkan tekanan darah serendah mungkin sampai tidak mengganggu fungsi ginjal, otak, jantung, maupun kualitas hidup, mencegah memberatnya tekanan darah tinggi, memulihkan kerusakan target organ dengan anti hipertensi masa kini, memperkecil efek samping pengobatan pada penyakit hipertensi, sambil dilakukan pengendalian factor-faktor resiko kardiovaskuler lainnya. 

Mengurangi resiko merupakan tujuan utama terapi dan pengobatan hipertensi, dan pilihan terapi obat dipengaruhi secara bermakna oleh bukti yang menunjukkan pengurangan resiko (Manuntung, A., 2018)

Selain terapi farmakologis, penderita hipertensi juga diberikan terapi nonfarmakologis yaitu olahraga dan modifikasi gaya hidup. 

Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat diberikan kepada penderita. Metode pengobatan non farmakologis sebenarnya sejak lama sudah sering di gunakan masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan, tetapi karena kurangnya informasi tentang kandungan dan manfaat dari bahan herbal yang tersedia di sekitar masyarakat, mereka enggan melakukan pengobatan non farmakologis karena merasa kurang praktis dan sulit untuk di ketahui manfaatnya secara langsung. 

Banyak keuntungan memilih menggunakan obat tradisonal untuk mengobati berbagai penyakit, hal ini lakukan untuk mengurangi terjadinya efek samping, selain itu biayanya murah, dan mudah untuk didapatkan (Cholifah & Hartinah, 2018). 

Belimbing manis (Averrhoa Carambola linn) merupakan salah satu obat tradisional yang dapat digunakan sebagai obat antihipertensi, karena mengandung tinggi kalium dan senyawa flavanoid. Kalium berfungsi menurunkan tekanan darah sehingga dapat mencegah tekanan darah tinggi atau bahkan stroke. 

Jenis belimbing yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah jenis belimbing manis atau yang biasanya hanya disebut belimbing. Buah belimbing manis (Averrhoa carambola L.) adalah buah dari tanaman yang sering digunakan sebagai tanaman obat. Selain sebagai anti-hipertensi, buah belimbing manis juga digunakan untuk mengobati diabetes, kelumpuhan, dan pusing. 

Daunnya digunakan untuk mengobati kanker, dan bunga dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi (Wijaya et al, 2012). Di indonesia belimbing ini banyak dipelihara di pekarangan rumah, di budidayakan di 6 perkebunan dan cukup banyak di temukan di daerah-daerah lain khusunya di daerah Jawa Timur. (*)

Pengabdian Masyarakat, Begini Cara STIKes Husada Tingkatkan Prestasi Siswa MAN 1 Jombang

Pengabdian Masyarakat, Begini Cara STIKes Husada Tingkatkan Prestasi Siswa MAN 1 Jombang

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Husada Jombang) menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema Hipnomotivasi dalam Upaya Peningkatan Prestasi dan Kedisiplinan Siswa-siswi di MAN 1 Jombang

Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi STIKes Husada Jombang dalam membantu meningkatkan prestasi dan kedisiplinan siswa-siswi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jombang. 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen diantaranya Elis Fatmawati, Zeny Fatmawati, Wahyu Anjas Sari dan mahasiswa STIKes Husada Jombang yang memiliki keahlian dalam bidang hipnomotivasi dan psikologi. 

Acara ini diadakan di MAN 1 Jombang dan dihadiri oleh kepala sekolah, guru-guru, dan seluruh siswa-siswi dengan total jumlah  peserta mencapai 250 orang. 

Elis Fatmawati, Dosen STIKes Husada Jombang, menyatakan pihaknya sangat senang dapat berkontribusi dalam meningkatkan prestasi dan kedisiplinan siswa-siswi di MAN 1 Jombang. 

“Kegiatan hipnomotivasi yang kami laksanakan bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa-siswi agar lebih giat dalam belajar dan mengembangkan potensi diri,” ungkapnya. 

Hipnomotivasi merupakan teknik yang menggabungkan hipnosis dengan metode motivasi untuk merangsang dan meningkatkan semangat belajar serta kedisiplinan siswa. 

Dalam kegiatan ini, para siswa-siswi MAN 1 Jombang diajak untuk merenung dan memvisualisasikan tujuan mereka dalam belajar, serta diberikan afirmasi positif untuk membangkitkan kepercayaan diri dan rasa percaya bahwa mereka mampu mencapai prestasi yang gemilang. 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh siswa-siswi MAN 1 Jombang. STIKes Husada Jombang berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di daerah Jombang dan membantu mencetak generasi penerus yang berkualitas dan berprestasi. 

Sementara itu, Ahmad Rifqi salah satu murid MAN 1 Jombang merasa sangat bahagia dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat yang diadakan oleh STIKes Husada Jombang. 

“Kami berterima kasih kepada STIKes Husada Jombang yang telah memberikan dukungan dalam upaya meningkatkan prestasi dan kedisiplinan siswa-siswi kami. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa-siswi MAN 1 Jombang dan membantu mereka meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya. (*)

STIKes Husada Jombang Melaksanakan Pengabdian Masyarakat Tentang Penerapan Pola Tidur yang Efektif Bagi Lansia

STIKes Husada Jombang Melaksanakan Pengabdian Masyarakat Tentang Penerapan Pola Tidur yang Efektif Bagi Lansia

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Husada Jombang) gelar pengabdian masyarakat dengan mengambil tema “Penerapan Pola Tidur yang Efektif bagi Lasia di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Kabupaten Jombang, Rabu (2/8/2023). 

Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada lansia dan para keluarga tentang pentingnya pola tidur yang sehat guna meningkatkan kualitas hidup di usia lanjut. 

“Kegiatan pengabdian masyarakat bersama mahasiswa keperawatan semester 2 dengan jumlah peserta 30 lansia. Tujuannya untuk memberikan wawasan terhdap lansia bagaimana menjaga pola tidur yang baik untuk menjaga hidup sehat,” kata Nanang Bagus Sasmito Dosen Keperawatan STIKes Husada, Rabu (2/8/2023). 

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya STIKes Husada Jombang dalam memberikan layanan terbaik bagi para lansia yang berada di bawah naungan lembaga tersebut. 

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan para lansia dapat lebih memahami pentingnya tidur yang berkualitas dan penerapan pola tidur yang efektif untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan mereka. 

“Pola tidur yang efektif sangat penting bagi kesehatan lansia. Tidur yang berkualitas dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan seperti insomnia, depresi, dan masalah kognitif. Oleh karena itu, kami mengadakan program edukasi ini untuk memberikan informasi yang tepat kepada lansia dan keluarga mengenai bagaimana cara menciptakan pola tidur yang baik dan sehat,” ujarnya. 

Program edukasi ini melibatkan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang berkompeten dalam bidang kesehatan lansia. Mereka memberikan penjelasan tentang pola tidur yang efektif, pentingnya tidur yang cukup, dan cara mengatasi masalah tidur pada lansia. Selain itu, para peserta juga diajarkan tentang teknik relaksasi dan latihan pernapasan yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. 

Salah seorang peserta, Siti Rahayu (68), menyambut baik kegiatan ini. “Saya senang bisa ikut program edukasi ini. Saya merasa tidur saya kurang nyenyak belakangan ini dan sering terbangun tengah malam. Dengan pengetahuan yang saya dapatkan dari kegiatan ini, saya berharap bisa menciptakan pola tidur yang lebih baik dan mendapatkan tidur yang berkualitas,” ungkapnya. 

Kegiatan edukasi tentang penerapan pola tidur yang efektif bagi lansia ini merupakan salah satu langkah konkret dari STIKes Husada Jombang dalam memberikan perhatian dan dukungan bagi kesehatan dan kesejahteraan para lansia di wilayah Kabupaten Jombang. Seluruh peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan mereka secara keseluruhan. (*)