Blog

BEM STIKes Husada Jombang Periode 2023-2024 Resmi Dilantik, Ini Harapannya

BEM STIKes Husada Jombang Periode 2023-2024 Resmi Dilantik, Ini Harapannya

Suasana kebersamaan dan semangat kepeloporan terasa kental saat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Husada Jombang) mengadakan pelantikan kepengurusan baru di Aula kampus setempat.

Acara berlangsung meriah dan penuh haru, dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan staff STIKes Husada Jombang. Dalam acara tersebut BEM secara langsung dilantik oleh Bagus Sulianto selaku Wakil Ketua 3 STIKes Husada Jombang. 

A. Nurul Hidayat, mahasiswa berprestasi dan berdedikasi, resmi dilantik sebagai Presiden Mahasiswa BEM STIKes Husada Jombang. 

Dengan visi yang kuat untuk mengembangkan potensi mahasiswa dan mewujudkan kehidupan kampus yang harmonis, A. Nurul Hidayat berhasil meraih dukungan dari mayoritas mahasiswa dalam pemilihan Presiden Mahasiswa. 

Dalam pidatonya setelah dilantik, A. Nurul Hidayat mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan berjanji untuk bekerja keras mewujudkan visi dan misi BEM STIKes Husada Jombang. 

“Saya berkomitmen untuk melayani dan memperjuangkan kepentingan mahasiswa. Bersama dengan seluruh kepengurusan BEM, kami akan bekerja untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat dan berkontribusi bagi kemajuan kampus ini,” ungkapnya. 

Menurutnya keterlibatannya dalam berbagai kegiatan kampus dan dedikasinya untuk mengadvokasi aspirasi mahasiswa mendorong semangatnya untuk membawa nama kampus ke kancah nasional. 

“Saya akan bekerja dengan penuh semangat dan integritas sebagai Presma. Saya berharap dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam meningkatkan partisipasi dan keterlibatan mahasiswa di berbagai bidang,” ujarnya. 

Sementara itu Wakil Ketua STIKes Husada Jombang, Bagus Sulianto dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada A. Nurul Hidayat dan Kepengurusan BEM atas pelantikan mereka. 

Pihaknya berharap kepengurusan BEM yang baru dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh dedikasi dan profesionalisme untuk kepentingan mahasiswa dan kemajuan kampus. 

“Pelantikan BEM STIKes Husada Jombang menandai awal dari periode kepemimpinan baru yang penuh harapan. 

Para pemimpin muda ini diyakini akan membawa semangat dan inovasi dalam mengembangkan STIKes Husada Jombang dan memberikan dampak positif bagi seluruh mahasiswa,” harapnya. (*)

Cetak Pemimpin Berkualitas, BEM STIKes Husada Jombang Gelar LDKM di Batu 

Cetak Pemimpin Berkualitas, BEM STIKes Husada Jombang Gelar LDKM di Batu 

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKes Husada Jombang menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) di Villa Batu, Jawa Timur, Sabtu (15/7/2023). 

Acara ini diikuti oleh seluruh anggota BEM STIKes Husada Jombang yang memiliki minat dan potensi untuk menjadi pemimpin masa depan. 

Abdul Azis, Ketua BEM STIKes Husada Jombang mengatakan LDKM merupakan salah satu program unggulan BEM STIKes Husada Jombang yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepemimpinan yang diperlukan dalam mengemban peran sebagai pemimpin di lingkungan kampus maupun masyarakat. 

“Kegiatan ini dirancang secara intensif selama beberapa hari dengan melibatkan narasumber yang ahli di bidang kepemimpinan,” kata Abdul Azis, Sabtu (15/7/2023). 

Abdul Azis menyampaikan pentingnya LDKM dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan di masa depan. 

“Kami berkomitmen untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan kepemimpinan yang kuat, sehingga mereka siap mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya. 

Selama LDKM, peserta diberikan pemahaman tentang konsep kepemimpinan, strategi komunikasi efektif, manajemen waktu, kepemimpinan berbasis nilai, serta keterampilan problem-solving. 

Mereka juga diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai simulasi dan permainan peran untuk mengasah kemampuan kepemimpinan dan kerja tim. 

Para narasumber yang dihadirkan dalam LDKM adalah praktisi dan akademisi yang berpengalaman di bidang kepemimpinan. Mereka memberikan pemahaman yang mendalam serta berbagi pengalaman dan tips praktis kepada peserta LDKM. 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat hubungan antar-mahasiswa, membangun jiwa solidaritas, dan mengembangkan jaringan sosial. 

Dalam penutupan LDKM, Abdul Azis menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah aktif berpartisipasi dan memberikan kontribusi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap, peserta dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama LDKM dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar. 

“Dengan suksesnya LDKM ini, BEM STIKes Husada Jombang berharap dapat melahirkan generasi pemimpin yang berkualitas dan berintegritas. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya nyata dalam mengembangkan kepemimpinan mahasiswa yang tangguh dan berdaya saing,” harapnya. (*)

Prodi S1 dan Profesi Ners Kebinanan STIKes Husada Jombang Gelar Pengabdian Masyarakat di Madiun

Prodi S1 dan Profesi Ners Kebinanan STIKes Husada Jombang Gelar Pengabdian Masyarakat di Madiun

Prodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan 06-20 Mei 2023  melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Membangun jiwa kewirausahaan dibidang pelayanan kebidanan komplementer” dengan menghadirkan 10 balita yang diberikan pelayanan mulai dari penyuluhan, pijat, senam dan renang. 

Kegiatan ini merupakan upaya institusi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada mahasiswa yang sejalan dengan keunggulan program studi, yaitu menghasilkan Bidan yang inovatif dan berjiwa enterpreuner di bidang pelayanan kebidanan komplementer.
Dimana sesuai perkembangan Iptekes 2030 yang menjadikan spirit dan motivasi kami untuk senantiasa memberikan pengalaman secara nyata  selama menempuh pendidikan, melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, yang mengarah pada visi dan keunggulan program studi sehingga mahasiswa kebidanan mendapatkan bekal pengetahuan dan ketrampilan untuk membuka wirausaha pada pelayanan kebidanan komplemeter. 
 

Tim pengabdian masyarakat terdiri dari  dosen Zeny Fatmawati, Gempi Tri Sumini, Wahyu Anjas Sari, Lilis Suryani, dan Dwi Retnowati serta mahasiswi program studi sarjana kebidanan. 

Tahap pertama melakukan kegiatan webinar dengan tema menjadi bidan entrepreuner yang inovatif dalam pelayanan kebidanan komplementer dengan lima topik yang salah satunya adalah wirausaha di bidang baby spa, kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa sarjana kebidanan dan Pendidikan profesi bidan

Tahap Kedua mahasiswa sarana kebidanan dibekali mata kuliah pendukung keunggulan program studi pada semester enam berupa terapi komplementer dan semester delapan mata kuliah skripsi dan kewirausahaan, mata kuliah magang di klinik atau outlet mom dan baby spa.

Tahap ketiga melakukan penyusunan proposal pengabdian masyarakat 

Tahap ke empat menjalin kerjasama dengan tempat praktik mandiri bidan dan klinik yang memberikan pelayanan kebidanan komplementer kebidanan, STIKes Husada Jombang telah menjalin kerjasama sebagai wahana praktik mahasiswa sarjana dan pendidikan profesi bidan. 

Tahap kelima pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Griya Sehat Bunda Madiun dimulai dengan pendaftaran ibu balita, penimbangan balita dan pengukuran panjang badan balita kemudian edukasi tetang tumbuh kembang balita dan manfaat stimulasi perkembangan balita. (*)

Cetak Lulusan Entrepreneurship, STIKes Husada Jombang Gelar Webinar Bidang Keperawatan Jiwa

Cetak Lulusan Entrepreneurship, STIKes Husada Jombang Gelar Webinar Bidang Keperawatan Jiwa

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada Jombang telah sukses menyelenggarakan webinar bidang keperawatan jiwa dengan tema yang menarik, yaitu “Membangun Spiritual Entrepreneurship yang Berkarakter, Kompetitif, dan Inovatif pada Jiwa Perawat dalam Pelayanan Keperawatan di Era Millenial”. 

Acara tersebut dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, terutama mahasiswa dan praktisi keperawatan jiwa yang diselenggarakan di Graha STIKes Husada Jombang, Kamis (22/6/2023). 

Webinar tersebut menghadirkan tiga pembicara ahli yang berkompeten di bidang keperawatan jiwa, yaitu Prof. Dr. Ah Yusuf, S.Kp., M.Kes; Dr. Hany Puspita A, dr., M.M., M.Kes; dan Dr. Darsini, S.Kep., Ns., M.Kes. 

 

Ketiganya membawakan materi-materi yang relevan dengan tema webinar, termasuk strategi dalam membangun spiritual entrepreneurship, pentingnya karakter dan kompetensi dalam pelayanan keperawatan, serta inovasi dalam menghadapi tantangan di era millenial. 

Ketua STIKes Husada Jombang, Soelijah Hadi, memberikan sambutan pembukaan yang mengapresiasi antusiasme peserta dan pentingnya pemahaman spiritual entrepreneurship dalam konteks keperawatan jiwa. 

“Semoga dengan webinar ini dapat memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi para peserta untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan jiwa di masa depan,” ucapnya, Kamis (22/6/2023). 

Menurutnya Webinar ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para peserta tentang pentingnya membangun spiritual entrepreneurship pada jiwa perawat dalam konteks pelayanan keperawatan di era millenial yang terus berkembang. 

“Melalui webinar ini, diharapkan para peserta dapat mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, etika, dan kompetensi dalam praktik keperawatan jiwa yang mereka lakukan,” paparnya. 

Selama sesi webinar, peserta aktif berpartisipasi dengan mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai topik yang disampaikan oleh para pembicara. Acara ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas pengetahuan mereka dan berbagi pengalaman dalam konteks keperawatan jiwa. 

Webinar bidang keperawatan jiwa STIKes Husada Jombang ini mendapat apresiasi yang tinggi dari peserta. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada STIKes Husada Jombang dan para pembicara atas penyelenggaraan webinar yang bermanfaat ini. Para peserta juga berharap adanya kegiatan serupa di masa depan untuk terus meningkatkan pemahaman dan kualitas pelayanan keperawatan jiwa. (*)

STIKes Husada Jombang Gelar Wisuda dan Pelantikan Profesi ke-21 dengan Meriah

STIKes Husada Jombang Gelar Wisuda dan Pelantikan Profesi ke-21 dengan Meriah

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Husada Jombang) kembali menggelar acara wisuda dan pelantikan ners dengan meriah. Kali ini, sebanyak 679 mahasiswa berhasil menyelesaikan studi mereka dan resmi menjadi lulusan STIKes Husada Jombang. 

Acara wisuda ini dipimpin langsung oleh Soelijah Hadi, sebagai Ketua STIKes Husada Jombang, yang digelar di aula kampus setempat, Senin (19/6/2023). 679 mahasiswa tersebud diantaranya 162 Sarjana Keperawatan, 183 mahasiswa Sarjana Kebidanan, 122 orang Profesi Ners dan 212 lulus sebagai Profesi Bidan. 

Acara wisuda merupakan momen yang sangat penting dalam perjalanan pendidikan para mahasiswa. Di hadapan keluarga, dosen, dan teman-teman, mereka melangkah ke panggung untuk menerima gelar dan tanda penghargaan atas usaha dan dedikasi yang telah mereka persembahkan selama masa studi di STIKes Husada Jombang. 

 

Soelijah Hadi, Ketua STIKes Husada Jombang, merasa bangga dan berbahagia menyaksikan kesuksesan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan mereka. 

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan atas prestasi yang telah diraih. Kalian adalah generasi penerus yang siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ujar Soelijah Hadi. 

Selain memberikan ucapan selamat, Ketua STIKes Husada Jombang juga memberikan motivasi kepada para lulusan untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi dalam bidang kesehatan. Ia mengingatkan pentingnya sikap profesionalisme, integritas, dan komitmen dalam menjalani profesi sebagai tenaga kesehatan. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua STIKes Husada Jombang juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa dengan prestasi akademik terbaik. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mahasiswa dalam mengejar prestasi yang gemilang selama masa studi di STIKes Husada Jombang. 

“Acara wisuda ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi para wisudawan, tetapi juga bagi STIKes Husada Jombang sebagai lembaga pendidikan,” terang Soelijah.

Sebagai salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka di Jombang, STIKes Husada Jombang terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja. 

Dengan wisuda ini, para lulusan STIKes Husada Jombang siap melanjutkan perjalanan mereka dalam karier profesional dan berkontribusi dalam pembangunan sektor kesehatan. 

“Kami berharap agar para lulusan dapat terus mengembangkan diri, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya. 

Hadir dalam acara Wisuda tersebut Soelijah Hadi Ketua STIKes Husada Jombang, Perwakilan dari Pemkab Jombang, Nursalam selaku Ketua DPW PPNI Jawa Timur, Ivan Rovian, Kabag Umum LLDIKTI Wilayah VII Provinsi Jawa Timur, dan Ketua IBI Jawa Timur.

 

 

STIKes Husada Jombang Sumbangkan Tiga Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha untuk Masyarakat

STIKes Husada Jombang Sumbangkan Tiga Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha untuk Masyarakat

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada Jombang turut berpartisipasi dalam perayaan Hari Raya Idul Adha dengan menyumbangkan 3 ekor sapi sebagai kurban. umbangan tersebut merupakan wujud kepedulian dan rasa syukur STIKes Husada Jombang kepada masyarakat yang membutuhkan, 

alam acara penyembelihan kurban, yang dilaksanakan di lingkungan STIKes Husada Jombang, hadir beberapa dosen, staff, dan mahasiswa yang turut berperan aktif dalam proses penyembelihan dan distribusi daging kurban. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya STIKes Husada Jombang dalam mengajarkan nilai-nilai keagamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial kepada para mahasiswanya. 

Soelijah Hadi, Ketua STIKes Husada Jombang, menyampaikan bahwa sumbangan kurban ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial kampus untuk berbagi kebahagiaan dan menjalankan ajaran agama Islam.

Daging hasil kurban tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang berada di sekitar lingkungan kampus. 

“Proses pendistribusian dilakukan dengan kerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti lembaga sosial, masjid, dan desa sekitar, guna memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata bagi penerima,” paparnya. 

Melalui sumbangan ini, STIKes Husada Jombang berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan selama perayaan Idul Adha. 

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian di lingkungan kampus,” ujarnya. 

Kegiatan kurban ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang rutin dilakukan oleh STIKes Husada Jombang sebagai bagian dari tanggung jawab sosial kampus. Dengan melibatkan mahasiswa dan staf, diharapkan nilai-nilai solidaritas, empati, dan kepedulian sosial dapat ditanamkan dan terus terjaga di kalangan akademik. 

STIKes Husada Jombang berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan memberikan teladan dalam menjalankan ajaran agama serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan kesehatan yang berkualitas.

Tingkatkan Kualitas Dosen, STIKes Husada Jombang Gelar Workshop Internal Etik Dasar

Tingkatkan Kualitas Dosen, STIKes Husada Jombang Gelar Workshop Internal Etik Dasar

Tingkatkan kualitas penelituan dosen, STIKes Husada Jombang menggelar Workshop Internal Etik Dasar dalam Penelitian Kesehatan di aula STIKes Husada Jombang, Rabu (24/5/2023). 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan para dosen terkait aspek etika dalam melakukan penelitian, khususnya di bidang kesehatan. 

Workshop ini diinisiasi sebagai upaya untuk memastikan bahwa setiap penelitian yang dilakukan oleh tenaga kesehatan mengikuti prinsip-prinsip etika yang tinggi. 

Workshop ini dihadiri oleh para dosen STIKes Husada Jombang yang aktif terlibat dalam penelitian. Para peserta workshop diberikan pengetahuan dan pemahaman mendalam tentang etika penelitian, termasuk persyaratan etis, perlindungan subjek penelitian, penggunaan data, dan publikasi hasil penelitian. Materi workshop disampaikan melalui presentasi, diskusi, dan studi kasus yang relevan. 

Fahrurrozi,. S.Kep.Ns. M.Kep, sebagai Ketua Etik, menjelaskan bahwa tujuan utama dari workshop ini adalah untuk memastikan bahwa setiap penelitian yang dilakukan oleh para dosen STIKes Husada Jombang berjalan sesuai dengan standar etika yang ditetapkan. 

“Dalam penelitian pentingnya menghormati hak dan kesejahteraan subjek penelitian, serta menjaga integritas dalam pelaksanaan penelitian,” ujarnya. 

Selama workshop, para peserta diberikan pengetahuan yang mendalam tentang kode etik penelitian, serta diberikan panduan praktis dalam menghadapi situasi yang kompleks dan sensitif dalam penelitian. Mereka juga diajak untuk berbagi pengalaman dan pemikiran mereka terkait isu etika dalam penelitian. 

Workshop ini merupakan langkah proaktif STIKes Husada Jombang dalam meningkatkan kompetensi dosen dalam melakukan penelitian yang bertanggung jawab dan etis. 

“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang etika penelitian, diharapkan penelitian yang dilakukan oleh dosen STIKes Husada Jombang dapat memberikan manfaat yang maksimal dan mematuhi prinsip-prinsip etis yang tinggi,” ujarnya. 

Lebih lanjut Fahrurrozi menyampaikan apresiasi kepada semua peserta workshop yang aktif berpartisipasi dan berkontribusi dalam diskusi. Ia berharap bahwa workshop ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya etika dalam penelitian, serta mendorong para dosen untuk terus meningkatkan kualitas penelitian yang dilakukan. 

“Dengan adanya workshop ini, STIKes Husada Jombang menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang berorientasi pada etika dan kualitas penelitian,” harapnya. (*)

Mubes BEM STIKes Husada Jombang: Bersinergi untuk Mengevaluasi dan Membangkitkan Kembali Integritas

Mubes BEM STIKes Husada Jombang: Bersinergi untuk Mengevaluasi dan Membangkitkan Kembali Integritas

Musyawarah Besar (Mubes) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Husada Jombang) digelar dengan sukses di Aula setempat pada Selasa (15/5/2023). 

Mubes ini mengusung tema “Bersinergi untuk Mengevaluasi dan Membangkitkan Kembali Integritas BEM STIKes Husada Jombang” yang bertujuan untuk mengoptimalkan peran dan meningkatkan kinerja BEM selama satu periode. 

Dalam Mubes yang berlangsung selama satu hari tersebut, para anggota BEM STIKes Husada Jombang dari berbagai prodi hadir dengan semangat yang tinggi untuk menyampaikan ide, aspirasi, gagasannya. 

Salah satu momen penting dalam Mubes ini adanya menyusun AD/ART sebagai aturan dan arah gerak organisasi. Dengan disusunnya aturan-aturan tersebut diharapkan BEM semakin berintegritas dan menginspirasi seluruh mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam kegiatan kampus. 

Dalam sambutannya Abdul Azis Presiden Mahasiswa (Presma) pihaknya bersama rekan-rekannya akan bekerja keras untuk mewujudkan visi dan misi BEM STIKes Husada Jombang serta mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan mahasiswa. 

“Mubes kali ini menjadi momentum penting bagi kita untuk merefleksikan dan mengevaluasi kinerja BEM. Kita harus bersinergi dalam membangkitkan kembali integritas BEM STIKes Husada Jombang sebagai wadah pengabdian dan perjuangan mahasiswa,” ujar Abdul Azis. 

Selain itu, Mubes ini juga menjadi forum diskusi dan evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan sepanjang periode sebelumnya. Peserta Mubes berdiskusi aktif, memberikan masukan, serta menyusun rencana kerja yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pengabdian BEM STIKes Husada Jombang kepada mahasiswa dan masyarakat. 

“Mubes ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa STIKes Husada Jombang memiliki semangat dan keinginan kuat untuk membangun lembaga BEM yang lebih baik. Melalui sinergi dan kerja keras bersama, kita akan menghadirkan perubahan positif di kampus ini,” ujarnya. (*)

Mahasiswa STIKes Husada Jombang, Raih Juara 2 Badminton se Jawa Timur 

Mahasiswa STIKes Husada Jombang, Raih Juara 2 Badminton se Jawa Timur 

Fino Ahmadi, seorang mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan atau STIKes Husada Jombang menorehkan prestasi gemilang dalam ajang turnamen badminton antar kampus se-Jawa Timur. Fino berhasil meraih posisi juara kedua pada Ners Cup yang diadakan di Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya 13-14 Mei 2023 lalu. 

Dalam turnamen yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur, Fino Ahmadi menunjukkan kemampuan dan ketangguhannya di lapangan. Melalui aksi-aksi pukulan yang cemerlang dan kecepatan bermain yang memukau, Fino berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan melaju hingga babak final. 

Pertandingan final yang sengit berlangsung di hadapan penonton yang antusias di GOR UNAIR. Fino bermain dengan semangat juang yang tinggi dan menghadapi lawan yang tangguh. Meskipun akhirnya harus puas dengan posisi runner-up, Fino memberikan pertandingan yang luar biasa dengan pukulan-pukulan akurat dan strategi yang cerdas. 

Fino Ahmadi, yang juga seorang mahasiswa di bidang keperawatan, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih. Ia berterima kasih kepada tim pelatih, teman-teman setim, dan pihak kampus yang telah memberikan dukungan penuh dalam persiapannya menjelang turnamen. 

“Ini adalah bukti kerja keras dan latihan yang tidak sia-sia. Saya sangat bangga bisa mewakili STIKes Husada Jombang dan berkontribusi dalam prestasi tim,” ujar Fino kepada TIMES Indonesia, Senin (15/5/2023). 

Sementara itu, Ketua STIKes Husada Jombang, Soelijah Hadi menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap pencapaian Fino Ahmadi. Beliau menyatakan bahwa prestasi Fino merupakan hasil dari dedikasi, disiplin, dan kegigihan yang tinggi dalam berlatih dan mengembangkan bakatnya di bidang olahraga. 

“Dalam dunia akademik, kami juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang lain, termasuk olahraga. Prestasi yang diraih oleh Fino adalah bukti bahwa keseimbangan antara akademik dan olahraga dapat dicapai. Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di bidang yang diinginkan,” ungkapnya. 

Dengan raihan prestasi yang gemilang ini, Fino Ahmadi dan STIKes Husada Jombang kembali menegaskan eksistensinya dalam dunia olahraga di Jawa Timur. Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Fino diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik.

 

Berharap Keberkahan Ramadan, STIKes Husada Jombang Gelar Santunan Anak Yatim

Berharap Keberkahan Ramadan, STIKes Husada Jombang Gelar Santunan Anak Yatim 

Berharap keberkahan di bulan suci Ramadan 1444 H, Segenap civitas STIKes Husada Jombang mengadakan acara buka bersama dan santunan anak yatim di aula STIKES Husada Jombang, Selasa (11/4/2023). 

Acara ini dihadiri oleh Ketua Yayasan, dosen, mahasiswa dan karyawan Kampus STIKES Husada Jombang serta puluhan anak yatim dari sekitar wilayah Jombang. 

 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB ini berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan. Acara buka bersama diisi dengan berbagai menu makanan dan minuman yang disajikan di atas meja makan yang panjang. 

 Selain itu, terdapat pula tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ketua Yayasan STIKES Husada Jombang, Bagus Sulianto yang membahas tentang makna puasa dan keutamaannya. 

Setelah acara buka bersama selesai, dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Sebanyak 68 anak yatim, 16 diantara datang langsung ke lokasi dan 52 lainnya diantarkan ke Panti Asuhan Ar-Ridho.

Masing-masing dari mereka (anak yatim) mendapatkan santunan berupa paket sembako dan uang tunai. Anak-anak yatim ini tampak senang dan bahagia menerima santunan yang diberikan oleh Kampus STIKes Husada Jombang. 

Ketua Yayasan STIKES Husada Jombang, Bagus Sulianto mengatakan kegiatan ini diadakan sebagai bentuk kepedulian Kampus STIKes Husada Jombang terhadap masyarakat sekitar, khususnya anak yatim. 

 “Dibulan suci Ramadan ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin memberikan harapan kepada anak-anak yang kurang beruntung agar lebih semangat dalam belajar,” kata Bagus kepada TIMES Indonesia, Selasa (11/4/2023). 

Menurutnya, selain berharap keberkahan bulan suci Ramadan, acara ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa, dosen, dan karyawan Kampus STIKes Husada Jombang. 

“Paling utama adalah mempererat tali persaudaraan kepada sesama manusia. Karena tidak bisa dipungkiri sebagai makhluk sosial kita tidak bisa hidup dengan orang lain,” paparnya. 

 Acara buka bersama dan santunan anak yatim ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lainnya untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar dan dapat memperkuat ikatan sosial antara kampus dan masyarakat. 

“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus terlaksana setiap tahunnya oleh STIKes Husada Jombang. Semoga yang menerimanya memperoleh manfaat,” harapnya.(*)